24 Oktober 2012

Imanensi


Kuamati sepagi itu
Matahari pada secangkir teh
Kiraku tlah kutemukan
Nyatanya hanya bayangan

Kulihat berkilat
Matahari di embun lumbu
Kiraku tlah kutemukan
Nyatanya cuma pantulan

Kulihat berkilap
Matahari di punggung penggali jalan
Kiraku tlah kudapatkan
Kiranya hanya bayangan

Kucari kapanpun
Kutemukan dimanapun
Semata bayangan
Kau sendiri tetap disana


(Pancoran, menjelang subuh)

Tidak ada komentar: