24 Oktober 2012

Malaikat yang Datang


Perempuan setia
lelah meratap
dikukus resah
rasa bersalah

Tak tahu datangnya
bosan mencengkeram
pada kekasih
yang dulu dipuja


"Maafkan aku kekasihku
bukan kehendakku
bosan padamu!

Duh Gusti Pencipta,
mohon ampun
akukah pendosa?
"

Tuhanpun tak tega
dibukalah kisah
yang semestinya rahasia

"Wahai perempuan setia,
jangan berburuk sangka
pada cara-Ku mencinta

bosan itu malaikat utusanku
Kukirim khusus
untukmu sebagai tamu

bila dia datang
sambut tanganya
karena dia mengajak terbang
ke langit lapang

Bila kau banting pintu
sukmamu mati
ditikam waktu
membatu

Bila kau lari menghindar
setan kukirim
mengebiri
dengan pesta warna-warni
stagnasi

Terbang, terbanglah perempuan setia
bersama malaikat-Ku yang tak kau undang
agar cintamu berkembang
ke sudut terjauh semesta-Ku yang lajang"



Tidak ada komentar: